Tampilkan postingan dengan label Computer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Computer. Tampilkan semua postingan
Natasha
Selain sebagai modem EVDO Rev A, ia juga bisa memutar MP3, radio FM, dan merekam suara.
Selasa, 1 Februari 2011, 17:47 WIB
Muhammad Chandrataruna
AHA Vibe (aha.co.id)

VIVAnews - Bakrie Connectivity (Bconnect) hari ini menghadirkan modem multi-fungsi pertama yang bisa juga berperan sebagai radio FM, pemutar MP3, dan perekam suara (dictaphone).

Sebagai modem EVDO Rev A, ia dapat menawarkan kecepatan hingga 3,1 Mbps, lengkap dengan paket enam bulan gratis unlimited download ribuan lagu orisinil, baik lokal maupun mancanegara melalui aplikasi khusus: Digital Music Downloader.

"Pelanggan cukup meng-klik aplikasi untuk melihat daftar lagu, mengunduh, dan menyimpannya di dalam USB modem. Kapasitasnya bisa mencapai 8 GB," kata Erik Meijer, direktur utama PT Bakrie Connectivity, di Jakarta, Selasa 1 Februari 2011. "Tak perlu menunggu lama. Dengan AHA, satu lagu bisa diunduh dalam waktu kurang dari 1 menit."

Dalam menyediakan materi lagu baik lokal maupun mancanegara, Bconnect menjalin kerja sama dengan lima perusahaan label, meliputi Sony Music Indonesia, Universal, Musica Studio, Trinity Optima, dan Warner Music.

"Dengan begitu, musisi-musisi khususnya lokal, akan merasa lebih diapresiasi. Sudah bukan jamannya mendengar lagu bajakan. Dengan AHAvibe, pelanggan dapat mengunduh ribuan lagu orisinil secara gratis sampai enam bulan. Semuanya legal," ujar Erik.

AHAvibe bekerja di frekuensi CDMA 800 Mhz. Ia dapat beroperasi di sistem operasi Microsoft Windows (2000/XP/Vista/Win7), Mac OS 10.5 dan 10.6, dan Linux. Di Indonesia, ia dibanderol dengan harga Rp699 ribu.
***

AHAlink, hotspot portabel untuk 5 gadget Wi-Fi

AHAlink, modem hotspot portable besutan untuk 5 gadget Wi-FiSelain AHAvibe dan AHAtouch, pada kesempatan yang sama, Bconnect juga kembali mememperkenalkan AHAlink, portable hotspot untuk 5 gadget Wi-Fi sekaligus.

"Tidak perlu repot mencari hotspot. Cukup satu koneksi, lima gadget Wi-Fi berbeda langsung dapat terhubung ke Internet dengan kecepatan sampai 3,1 Mbps, mulai dari iPad, iPod, BlackBerry, laptop, dan sebagainya. Sangat impresif," kata Erik.

Untuk perangkat AHAlink, Bconnect mengadopsi Huawei MiFi EC5805. Berdimensi 9,5 x 5,6 x 1,1 cm dan berat 80 gram membuatnya tampak ringkas dan sederhana. Dengan baterai 1150 mAh, ia diperkirakan mampu bertahan sampai 5-6 jam.

"Ke depan, akan banyak gadget canggih yang membutuhkan layanan Internet berkecepatan tinggi yang cepat dengan harga murah. AHA masuk di situ karena sesuai dengan kebutuhan mereka," jelas Erik.

Untuk mendapatkannya, pelanggan dapat mengunjungi AHA World atau AHA Zone terdekat dengan kocek Rp999 ribu, sudah termasuk gratis Internet 3,1 Mbps dengan kuota 500MB tiap bulan selama setahun.
Natasha
"Dengan modem ini, kami selangkah lebih dekat menuju era 4G."
Rabu, 16 Maret 2011, 11:11 WIB
Muhammad Chandrataruna
Ilustrasi: Modem SpeedUp (mlwtelecom.com)

VIVAnews - SpeedUp, salah satu penyedia perangkat Internet broadband di Indonesia, kembali menambah jajaran koleksi modem Internet nirkabelnya. Masih bersama Telkomsel, ia menghadirkan modem SpeedUp Cheetah SU-9800U HSPA+.

Modem ini merupakan modem terbaru MLW Telecom yang sempat dipamerkan di Mega Bazaar Computer 2011 minggu lalu. Terkait kecepatannya, akses broadband yang disuguhkan Cheetah SU-9800U mencapai 14,4 Mbps download dan 5,76 Mbps untuk upload.

Selain itu, sebagai layanan nilai tambah, SpeedUp juga membenamkan Studio 9, yaitu sistem operasi terbaru untuk menjalankan perangkat SpeedUp yang disertai beberapa fitur Google, termasuk Google Chrome dan DNS Google untuk dedicated bandwidth.

"Dengan kehadiran modem SpeedUp Cheetah SU-9800U HSPA+ ini, kami sudah selangkah lebih dekat menuju era generasi keempat atau 4G," kata Gideon Eddy Purnomo, VP Channel Management Telkomsel, dalam keterangannya.

Modem ini diklaim mampu melakukan penayangan live streaming video dengan teknologi tayangan setingkat high-definition (HD). Dengan kemampuan tersebut, Cheetah SU-9800U juga memungkinkan video conference 3 arah.

"Menyaksikan video HD dan download musik hanyalah permulaan. Ada banyak peluang lebih luas lagi yang bisa di capai jika mampu mengoptimalkan HSPA+," kata Rahmad Widjaja Sakti, Direktur Produk dan Marketing dari SpeedUp Tech.

Modem bundlel Telkomsel - SpeedUp Cheetah SU-9800 HSPA+ telah tersedia di pasar sejak Maret 2011 dan dibanderol dengan harga Rp999 ribu.

Untuk diketahui, saat ini, Telkomsel memiliki kurang lebih 25.000 BTS secara nasional dengan infrastruktur 3G sebanyak 3.000 unit di antaranya. Dari sekitar 98 juta pelanggan, tercatat ada 15 juta pelanggan yang aktif menggunakan internet, dimana tiga juta di antaranya menggunakan modem SpeedUp.
Natasha
Komputer super buatan AS ini diklaim memiliki kecepatan 20.000 triliun kalkulasi per detik
Kamis, 24 Maret 2011, 16:57 WIB
Muhammad Chandrataruna
Ilustrasi Super Komputer (tcmagazine.com)

VIVAnews - Gelar komputer tercepat di dunia kembali ke direbut Amerika Serikat. Sebuah super komputer buatan Departemen Energi AS resmi terpilih menjadi komputer tercepat di dunia. Demikian dipaparkan peneliti asal PhysOrg.com, Kamis 24 Maret 2011.

Komputer itu bernama "Titan". Kemampuannya diperkirakan memiliki kecepatan 20.000 triliun perhitungan (kalkulasi) per detik, setara 20 petaflops per detik.

Kecepatan ini akhirnya menggeser super komputer buatan China, Tianhe-1A, yang sebelumnya berada di posisi puncak sejak November 2010. Ketika itu, komputer yang dibuat oleh Universitas Pertahanan Nasional China berhasil mencatat kecepatan setingkat 2,5 petaflops.

Titan, yang dikembangkan oleh Cray Computer, untuk pertama kalinya menjadi bagian dari jajaran komputer tercepat di dunia yang ada di fasilitas Oak Ridge National Laboratory, Tennessee.

Di fasilitas tersebut, laboratorium jajaran komputer tercepat di dunia akan disejajarkan dengan lab National Geographic, Gaea Atmospheric Administration, Kraken National Science Foundation, dan lab pengembangan Departemen Energi AS, Jaguar.

Ke depannya, Titan kemungkinan akan digunakan oleh Departemen Energi setempat untuk mengkalkulasi sistem energi kompleks dan memakan biaya pemerintah sebesar US$100 juta, setara Rp 870 miliar.

Tahap pertama komputasi menggunakan Titan ini diharapkan pada akhir tahun 2011. Tahap kedua menyusul di tahun berikutnya.
Natasha
Apple masih menjadi merek yang paling kerap dibicarakan di Internet.
Jum'at, 18 Maret 2011, 11:57 WIB
Muhammad Chandrataruna
MacBook Pro (techfresh.net)

VIVAnews - Desain dan keandalan laptop Apple membuatnya selalu ditanggap positif ketimbang produk lain di Internet. Namun, bukan berarti laptop-laptop berbasis Windows tidak baik. LG dan Sony juga sering dibicarakan sebagai alternatif.

Yang mengejutkan adalah merek besar seperti Samsung dan Acer bahkan tidak masuk ke dalam daftar 10 besar merek laptop terpopuler di Internet.

Apple bisa jadi berada di posisi puncak dan selalu menjadi topik yang hangat dibicarakan karena ia cukup bisa memuaskan konsumen. Ada harga ada rupa. Memang rentang harga untuk jajaran produk Apple relatif mahal, apalagi jika dibandingkan laptop-laptop sejenisnya. Tetapi, dengan Apple, konsumen dijamin puas.

Sementara itu, laptop premium Sony Vaio diakui memiliki kemiripan dengan Mac, dari segi performa dan grafis. Sebab itu, Vaio kerap disebut-sebut 'Mac of Windows'. Wajar jika ia menghuni jajaran tiga besar dalam daftar.

"Pemain tengah" seperti Hewlett-Packards (HP) dan Asus memiliki koleksi laptop dengan harga yang variatif. Sehingga, mereka yang membeli laptop murah tetap mendapatkan layanan purna jual yang sama dengan mereka yang membeli laptop mahal. Ini juga sering menjadi topik hangat dalam diskusi di Internet.

Kecepatan rumor dan komplain yang menyebar di social media akan mengubah statistik. Berikut 10 merek laptop terpopuler di Internet yang dipublikasikan Amplicate:
Peringkat Merek Jumlah pesan Kecintaan (dalam persentase)
1. Apple 25.827 64,78%
2. LG 1.724 71,81%
3. Sony 2.432 52,34%
4. Panasonic 150 78%
5. Asus 168 62,5%
6. HCL 37 56,76%
7. Hewlett-Packard 21 52,38%
8. Packard Bell 5 20%
9. Medion 8 0%
10. Fujitsu 42 28,57%

Rata-rata merek laptop 34.818 59,04%
  Statistik dari Amplicate mengoleksi opini secara online yang melibatkan lebih dari 73 juta pesan di Twitter, Facebook, dan Amplicate sendiri. Pemeringkatan ini menghitung topik-topik yang saat ini dibicarakan di media sosial. Kalkulasinya berdasarkan opini baik positif maupun negatif dalam periode 3 bulan.

• VIVAnews
Natasha
Bahkan dari segi kinerja prosesor, Samsung Series 9 lebih unggul daripada MacBook Air.
Kamis, 17 Maret 2011, 18:38 WIB
Muhammad Chandrataruna

Samsung Series 9, diklaim lebih tipis dari MacBook Air (mashable.com)

VIVAnews - Jika Anda sedang berencana membeli MacBook Air, laptop tertipis buatan Apple, baiknya Anda tunda dulu. Kenapa?

Jika menginginkan MacBook Air karena desainnya yang sederhana dan ringkas, kami punya kabar baik. Samsung merilis laptop yang lebih ringkas dan lebih tipis ketimbang MacBook Air. Mungkin bisa menjadi pilihan lain selain MacBook.

Ingat konsep Samsung Series 9 yang sempat disinggung perusahaan Korea Selatan itu pada CES 2011 silam? Kita semua dibuat takjub. Tapi, kalau hanya berbicara saja itu mudah.

Sekarang, Samsung membuktikannya dengan menghadirkan laptop 13,3 inci yang ringan, tipis, dan prosesor yang lebih baik daripada MacBook Air.

Jika semua tampak diminimalkan, tentu saja ada harga premium di balik itu semua. Ya, ini penting bagi Anda yang sedang menimbang-nimbang laptop tipis apa yang tepat. Samsung Series 9 versi termurah, yang dilengkapi prosesor Intel 1,4GHz Core i5-2537M, RAM 4GB, dan SSD sebesar 128GB dibanderol dengan harga US$1.649 atau setara Rp14,4 juta, kurang lebih US$50 lebih mahal dari MacBook Air termahal.

Tapi, seperti yang disebutkan di atas, kinerja prosesor MacBook Air jauh di bawah Samsung. Sebagaimana diketahui, laptop tertipis buatan Apple itu dilengkapi dengan prosesor Core 2 Duo 1,86GHz. Menunggu Samsung Series 9, atau Anda masih ingin membeli MacBook Air?

Untuk diketahui, Samsung Series 9 mulai hari ini akan tersedia di beberapa toko di AS. Belum ada keterangan terkait ketersediaannya di Asia atau Indonesia.

Di hari yang sama, Samsung juga mengumumkan akan menghadirkan laptop ultrathin berlayar 11,1 inci yang dipersenjatai dengan prosesor Interl Core i3-380UM, RAM 2GB, dan SSD 64GB. Namun, untuk yang satu ini, Samsung belum mau memaparkan harganya. Tapi, kabarnya, ia akan dibanderol di kisaran US$1.150 setara Rp10 juta.

• VIVAnews